Konstipasi atau Susah Buang Air Besar

Konstipasi atau Susah Buang Air Besar – Konstipasi atau susah buang air besar adalah jarangnya buang air besar atau sulitnya mengeluarkan feses. Feses orang yang mengalami konstipasi atau susah buang air besar  biasanya keras karena mengandung jumlah air yang lebih sedikit. Konstipasi merupakan gejala, bukan penyakit. Buang air besar yang normal sangat bervariasi antara individu, antara tiga kali sehari sampai tiga kali seminggu. Konstipasi terjadi jika tidak bisa buang air besar selama 3 hari berturut-turut, feses keras dan merasakan sakit atau sulit buang air besar.

Konstipasi atau Susah Buang Air Besar

Konstipasi atau Susah Buang Air Besar

Penyebab Konstipasi atau Susah Buang Air Besar

Berikut ini ada beberapa penyabab konstipasi atau susah buang air besar yang sering di alami oleh orang-orang yang menderita konstipasi.

  1. Pola makan yang kurang baik, makanan yang kaya akan hewani (produk susu, daging dan telur) dan gula akan tetapi kurang mengkonsumsi makanan yang berserat seperti buah dan sayuran dapat menyebabkan konstipasi.
  2. Kurang minum air putih  juga dapat menyebabkan feses keras.
  3. Minuman yang mengandung kafein dan alkohol dapat menyebabkan kecing lebih sering. Tentunya hal ini dapat mengakibatkan kurangnya air untuk menjaga agar feses tetap lembut.
  4. Pola buang air besar yang kurang baik. Mengabaikan keinginan untuk buang air dapat memulai siklus konstipasi atau susah buang air besar karena jika dibiarkan lama, orang tersebut  juga dapat kehilangan keinginan untuk buang air besar.
  5. Obat Tertentu, obat maag yang mengandung aluminium hidroksida dan kalsium hidroksida, obat antispasmodic, obat antidepresan, suplemen zat besi, obat antikonvulsi, diuretik, obat penghilang rasa nyeri yang mengandung narkotika di dalamnya.
  6. Penggunaan pencahar secara berlebihan juga dapat menghilangkan reflek normal untuk buang air besar.

Pengobatan dan Perawatan Konstipasi atau Susah Buang Air Besar

Perubahan pola makan

dengan lebih banyak mengkonsumsi makanan atau minuman yang mengandung banyak serat, untuk mendapatkan feses yang lembut di perlukan 20-35 gr serat setiap hari. Jika serat tidak bisa diperoleh dari makanan, anda dapat memperolehnya dari suplemen yang mengandung psyllium atau methycellulose. Biasanya  suplemen serat ini di larutkan dalam segelas air dan diminum 1-3 kali sehari.

Olahraga

Dengan melakukan olahraga secara rutin dapat memicu keinginan untuk melakukan buang air besar dan juga di imbangi dengan mengkosmsi air putih 8 gelas setiap hari.

Minuman Alkohol dan Kafein

Untuk pengobatan konstipasi atau susah buang air besar yang harus anda lakukan adalah mengurangi minuman yang mengandung kafein dan beralkohol. Karena dengan setiap minum satu gejal kopi atau teh atau alkohol harus di imbangi dengan meminum segelas air (di luar dari 7-8 gelas setiap hari).

Pola Buang Air Beras Yang Teratur

Lakukan dan biasakanlah buang air besar pada jam dan waktu yang sama setiap hari atau lebih baik lagi jika buang air besar  di lakukan setelah makan. Dengan begitu akan menjadi kebiasaan untuk melakukan buang air besar.

Asupan Buah dan Sayuran

Sebaiknya sebelum menggunakan obat pencahar pada anak kemungkina hal baik yang dapat anda lakukan dengan meningkatkan jumlah cairan susu formulanya (diencerkan) atau juga dengan meningkatkan asupan nutrisi buah dan sayuran, karena buah dan sayur memiliki kandungan serat yang tinggi.

Konstipasi atau Susah Buang Air Besar

Konstipasi atau Susah Buang Air Besar

Menghindari Obat Pencahar

Konstipasi atau susah buang air besar yang biasanya di alami oleh ibu hamil umumnya terjadi akibat dari kandungan yang lama kelamaan membesar dan menelan kolon. Sebaiknya ibu hamil harus menghindari meminum obat pencahar yang di minum, dan sebaiknya ibu hamil yang mengalami konstipasi atau susah buang air besar memilih menggunakan psyllium atau methylcellulose.

Penuhi Serat

Biasanya pada orang-orang yang berusia lanjut cenderung kurang makan dan minum yang mengandung serat, pola buang air besar yang tidak teratur, dan juga penggunaan obat pencahar yang digunakan secara terus-menerus sehingga akan mengganggu kemampuan untuk buang air besar secara normal pada umumnya. Sebaiknya pada pasien yang berusia lanjut tidak menggunakan bisacodyl secara terus-menerus. Dan jika memerlukan pencahar, gunakan lactulose untuk pengobatan konstipasi atau susah buang air besar dan psyllium.

Pencahar atau Laksan

Pencahar di berikan hanya bila tidak berhasil. Pencahar maksimal digunakan selama tujuh hari secara berturut-turut agar tidak menyebabkan ketergantungan. Hindari penggunaan pencahar untuk waktu jangka panjang karena hal tersebut bisa menjadi ketergantungan dan dapat menghilangkan kemampuan untuk dapat buang air besar secara normal tanpa menggunakan obat pencahar.

Obat pencahar yang bisa digunakan sebagai obat konstipasi atau susah buang air besar adalah obat yang mengandung bisacodyl, minyak mineral, sodium atau calcium docusate ( untuk ibu hamil yang tidak mengenjan) atau polietilen glikol (maksimal dua minggu).

Nah sudah tahukan apa itu konstipasi atau susah buang air besar yang menjadi keluhan banyak orang, jika anda mengalami hal yang serupa di harapkan dapat segera mengatasinya dengan menggunakan cara alami untuk mengatasi permasalah konstipasi tersebut.


=====================================

>>> Kapsul Herbal Lancar BAB Membantu Mengatasi Gangguan Susah Buang Air Besar (BAB) atau Sembelit / Konstipasi, KLIK DETAIL DISINI!
=====================================


This entry was posted in Konstipasi and tagged , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *