Konstipasi Pada Ibu Hamil

Meski merupakan gejala umum dalam kehamilan, konstipasi yang dibiarkan beralut-larut, bisa menjadi semakin parah, dan memicu timbulnya wasir atau ambeien. Namun demikian, untuk mengatasi kontsipasi, ibu hamil tidak disarankan untuk makan sembarangan obat-obat pencahar atau pelancar BAB.

Konstipasi ditandai dengan gejala beberapa hal diantaranya adalah sebagai berikut : lebih dari 4 hari kesulitan untuk buang air besar, feses menjadi keras, merasa tidak tuntas buang air besarnya, perlu kekuatan ekstra untuk mengeluarkan feses, terkadang rektum mengeluarkan darah, rasa sakit atau tidak nyaman pada perut bagian bawah, terasa penuh, berat dan mulas.

Akibat feses keras, secara nalurilah ibu akan mengejak untuk mengeluarkan feses. Akhirnya, rektum membengkak dan berdarah akibat pecahnya pembuluh darah di anus. Dalam proses persalinan, dampaknya adalah timbul kesulitan saat proses persalinan per vagina, akibat terdapat wasir atau embeien di dekat jalan lahir dan ibu tidak boleh mengejan terlalu keras. Namun, untuk mengatasi konstipasi, ibu hamil tidak disarankan untuk makan sembarangan obat-obat pelancar BAB. Sebab selain berpotensi mengganggu perkembangan janin, obat pelancar dapat membuat ibu hamil dehidrasi (kekurangan cairan tubuh) dan merangsang terjadinya kontraksi.

 


=====================================

>>> Kapsul Herbal Lancar BAB Membantu Mengatasi Gangguan Susah Buang Air Besar (BAB) atau Sembelit / Konstipasi, KLIK DETAIL DISINI!
=====================================


This entry was posted in Konstipasi and tagged , , , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>